Sealant anti-jamur umumnya menambahkan aditif anti-jamur/antibakteri dalam formulanya, sehingga lebih cocok untuk area yang lembap dalam jangka panjang (mis. dapur, kamar mandi).
Sealant umum/serbaguna lebih menekankan performa sealing dan adhesi yang umum, dan belum tentu memiliki kemampuan anti-jamur jangka panjang.
Perbedaan juga bisa terlihat pada jenis substrat yang cocok, ketahanan cuaca/air/menguning, serta tingkat ramah lingkungan; pilih sesuai skenario penggunaan.
Disarankan mengevaluasi berdasarkan petunjuk produk/lembar data teknis (TDS) dan kondisi nyata (suhu-kelembapan, ventilasi, kebersihan dan perawatan, dll.).
